Inilah alasannya:
* Astrologi didasarkan pada tradisi: Sistem zodiak Barat telah digunakan selama berabad-abad, dan didasarkan pada posisi Matahari di langit pada saat seseorang lahir. Kedua belas tanda zodiak memiliki tanggal tertentu yang ditetapkan padanya, dan tanggal tersebut tidak berubah.
* Ophiuchus adalah konstelasi: Ophiuchus adalah rasi bintang di langit malam, sama seperti rasi bintang lainnya yang dikaitkan dengan lambang zodiak. Namun, ini bukan bagian dari sistem zodiak tradisional.
* Zodiak bukan tentang rasi bintang: Zodiak adalah tentang posisi nyata Matahari di langit relatif terhadap Bumi, bukan konstelasi sebenarnya.
Kesalahpahaman tentang Ophiuchus sebagai tanda zodiak baru kemungkinan besar disebabkan oleh:
* Presesi aksial bumi: Sumbu bumi perlahan-lahan bergeser seiring berjalannya waktu, yang berarti posisi Matahari di langit terhadap konstelasi berubah selama berabad-abad. Hal ini membuat sebagian orang berpikir bahwa zodiak perlu diperbarui untuk mencerminkan perubahan tersebut.
* Salah tafsir informasi ilmiah: Beberapa orang salah memahami penjelasan ilmiah tentang presesi bumi dan dampaknya terhadap konstelasi sehingga berpikir bahwa zodiak perlu diubah.
Kesimpulannya, sistem zodiak tradisional tetap sama . Ophiuchus adalah rasi bintang tetapi bukan tanda zodiak. Zodiak didasarkan pada tradisi kuno dan belum diperbarui atau diubah.